Beberapa Info tentang Bungo, yang Pariwisata008 dapat dari bungokab.go.id, Selamat Membaca :
Sektor Perkebunan
Di sektor ini komoditas karet dan kelapa sawit menjadi unggulan yang memberikan peluang investasi cukup besar dilihat dari luas tanaman komoditas, kesesuaian lahan serta produksinya. Luas tanaman karet rakyat yang produktif lebih kurang 70.659 hektar dengan produksi karet kadar kering sebesar 23.150 ton atau rata-rata sebesar 350,3 kg/ha/th.
Untuk komoditas kelapa sawit luas lahan tanaman perkebunan adalah sebesar 32.843 hektar dengan produksi sebesar 194.345 ton per tahun. Pola pengembangannya terdiri dari Perkebunan Besar Swasta dengan tanaman menghasilkan (TM) seluas 8.913 ha dan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) 1.352 ha, PIR Trans TM 11.480 ha, KKPA TBM 9.012 ha, Perkebunan Sawit Rakyat seluas TM 577 ha dan TBM 1.509 ha.
Disamping itu, kebun karet tua baik yang dikelola oleh PBS maupun milik rakyat yang tidak produktif lagi cukup besar yang merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk industri moulding dan mebel. Luas kebun karet tua milik PBS PTPN VI seluas 250 ha dengan perkiraan kayu tua yang dapat dimanfaatkan atau diolah sebesar 96.00 m3. sedangkan perkebunan karet tua rakyat seluas 9.584 ha dengan perkiraan kayu tua yang dapat diolah sebesar 184.000 m3.
Total produksi kayu baik dari PT. PTPN VI dan Kebun Karet Rakyat di Kabupaten Bungo adalah sebesar 280.000 m3 atau 336.000 ton.
Industri yang bisa ditawarkan kepada investor untuk investasi di Bidang Perkebunan dan Kehutanan di Kabupaten Bungo meliputi antara lain :
- Industri Crumb Rubber di Wilayah Kecamatan Pelepat
- Industri Moulding dan Meubel di Wilayah Kecamatan Muara Bungo.
- Industri Hilir Pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menjadi barang jadi (minyak sawit).
Sekian dari Pariwisata008, semoga dapat membantu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar